Ceplak Tapak Doro

IMG_20160114_092207_HDR

Sarong Tapak Doro memiliki kombinasi dari tiga pola:

Parang, Truntum dan empat daun (seperti kawung). Bagian kepala didekorasi dengan motif Tumpal, dan di antaranya terdapat kupu-kupu. Bagian kedua yang sangat mencolok menyatu secara tepat dengan keseluruhan sarong, yang memiliki desain pinggiran tambahan.

Ceplok berasal dari kelompok desain batik geometris. Satu pola ini dapat diulang-ulang dalam berbagai macam arah. Ornamen-ornamen dapat mengandung berbagai macam bentuk-bentuk sayuran dan gambaran geometris yang akurat.

Ceplak Kawung Grompol Gurdha

IMG_20160114_092155_HDR

Ceplak Kawung Grompol Gurdha adalah salah satu desain motif Kawung yang dapat dibuat dengan variasi yang sangat beragam.

Di dalam keempat ruang kosong terdapat Grombal, dan di tengah buah “buah”, Gurdha (Garuda) diletakkan.

Lereng Udan Liris Ceplok Kupu-Kupu (butterfly)

IMG_20160114_092140_HDR

Udan Liris yang berarti hujan rintik-rintik. Pola ini berbentuk diagonal. Ruang di antara garis Parang terdapat baris yang diisi dengan ornamen-ornamen kecil.

Parang, salah satu desain yang dikenal memiliki bentuk desain lengkungan halus yang berbentuk diagonal dalam ritme yang dinamis. Ruang kosong diantara baris-baris pararel biasanya diisi dengan bentuk-bentuk jajaran genjang.

Lung Kewang Segoro

IMG_20160114_092059_HDR

Contoh sempurna dari Naga kerajaan. Naga yang dikelilingi oleh beragam hewan-hewan laut kecil di kain panjang Lung Kewang Segoro. Giriloyo bertempat di dekat Samudera Hindia, oleh karena itu bukan hal yang aneh jika Bimasakti memiliki gambar-gambar bernuansa laut dalam repertoar batik mereka.

Ceplok Grompol Peksi

IMG_20160114_092041_HDR
Grompol berarti: berkumpul bersama.Oleh karena itu desain ini adalah desain favorit untuk di gunakan pada acara pernikahan.Arti dan desain ini adalah segala hal baik ,seperti keberuntungan,kebahagiaan,dan keharmonisan yang di harap dapat menyatu untuk kehidupan sepasang pengantin di masa mendatang.